Alarm ber-tugas di Android: matikan hanya setelah pekerjaan selesai
App alarm-plus-tugas terus muncul. Produknya satu tugas andal — matematika, scan, atau langkah — bukan paket tema.
“Belajar apa saja” generik sudah dikuasai. Lima menit sehari untuk satu skill kecil masih bentuk produk yang terbuka.
Loop bentuk Duolingo menguasai bahasa. YouTube menguasai explainer panjang. Yang masih bocor adalah skill sempit (pivot Excel, hukum skuter, keselamatan las) dalam kartu lima menit dengan streak yang tidak menghina.
Brief ini bagian dari peta ruang-masalah Android. Ada di sini supaya kita mengukur minat — buka, kedalaman baca, dan klik terkait — sebelum menulis spesifikasi aplikasi.
YouTube yang sudah di-save, PDF dari kantor, Anki untuk enthusiast, rasa bersalah newsletter. Orang ingin “jangan malu di rapat besok,” bukan universitas.
Duolingo, Coursera/Udemy, TikTok edu, Anki, LMS perusahaan. App “AI tutor” horizontal mengobrol selamanya dan tidak mengajarkan apa-apa.
Kirim satu silabus 30 kartu. Offline. Kuis, bukan chat. Widget opsional. AI hanya untuk menghasilkan varian yang Anda edit. Jangan jadi YouTube kedua. Partner belakangan dengan satu profesi (lihat micro-tool profesi).
Jika pengguna tidak bisa menamai skill dengan satu kata benda, ceruk terlalu lebar. Ukur penyelesaian hari 7 dari kartu 7, bukan signup. Cari di Play kata skill, bukan “microlearning.” Ulasan “terlalu banyak chat AI” adalah peringatan.
Baca peta riset lengkap untuk membandingkan potensi solo di ke-40 ruang.